retno's posts with tag: cooking class

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag cooking class
Blog EntryCooking with Helwah Balfas: Roti KondeMar 28, '08 5:39 PM
for everyone







































































Roti konde ala Helwah siap dipanggang di atas teflon , sementara Jeng  Yuli dan Dewi masih sibuk dengan adonan

Kalau urusan masak memasak , ibu satu ini memang  handal dan  cekatan sekali. Ditengah rutinas kesibukan sehari-harinya, teman baikku masih menyempatkan sharing ilmunya untuk kita. Terimakasih banyak ya Helwah.

Menurut Helwah yang keturunan Arab, roti konde merupakan makanan khasnya  yang biasanya dimakan dengan gulai kambing. Buatku sendiri, dimakan begitu saja setelah digoreng dengan sedikit mentega udah enak banget, begitu selesai praktek bikin roti konde ini bersama teman-teman lainnya, sampe dirumah langsung diserbu anak-anak. Si dedek langsung dimakan begitu saja, sedang si Mas setelah makan pake yoghurt, irisan bawang bombay dan tomat cherry. Habisnya sebentar, bikinnya lumayan ribet juga bagi yang nggak biasa seperti aku ini, udah sempat belajar 3x sama Helwah, kali ini baru sempat motret dengan camera pocketku....sorry ya klo fotonya kurang bagus.

Adonan roti konde ini, bisa juga digunakan untuk kulit martabak asin dengan menambahkan sedikit terigu lagi.

Ingredients: untuk 10-12 roti
1 kg tepung terigu/all purpose flour/Mehl type 405 (1/2 kg pakai tepung terigu instant+1/2 kg tepung terigu biasa)
400 ml air
2 sdm mentega
5 sdm minyak goreng
3-4 butir telur
2 sdm garam, atau sesuai selera

Cara:
- Masukkan semua bahan di atas kedalam food processor/kuchenmachine, sampai adonan tercampur rata.
-  Bagi adonan menjadi 10-12 buah, dan buat bulatan seperti gambar di atas.
-  Tutup bulatan adonan roti dengan plastik dan serbet basah, diamkan selama 30 menit - 1 jam.
- Tipiskan adonan seperti membuat kulit martabak, olesi atasnya dengan campuran mentega dan minyak goreng (1/2 sdm minyak goreng+1/2 sdm mentega), ratakan dan tipiskan.
- Setelah adonan cukup merata tipisnya, buat berbentuk tali panjang dengan cara seperti mewiru, sehingga keliatan bentuknya seperti lapisan.
- Buat lingkaran di ujung sebelah kiri, cukup di dorong dengan perasaan ya buuuu.....jangan dipaksa. Lakukan hal yang sama untuk ujung lainnya dengan arah berlawanan.
- Tumpuk jadi satu, kemudian panggang di atas teflon dengan menekan adonan dengan tangan  posisi memutar searah jarum jam.
- Diamkan sebentar di atas penggorengan, selanjutkan tekan-tekan permukaan roti secara merata dengan sendok penggorengan, lakukan hal sama untuk sisi roti sebaliknya.
- Setelah agak coklat, angkat.
- Jika akan dihidangkan goreng dulu dengan sekitar 1 sdm mentega, untuk mendapatkan roti yang crispy.
- Siap dihidangkan dengan ditemani gulai kambing, atau madu, yoghurt,  olesan selai.....sesuai selera aja deh.



Blog EntryDemo MasakMar 10, '08 11:10 AM
for everyone
Awalnya bikin Blog, hanya sekedar untuk mengkoleksi dan mengarsipkan hasil berkarya di DPR (baca: DaPuR) selama di Jerman ini. Maklum biasanya nggak bisa masak, apalagi kalau disuruh bikin cake nggak pede kalau nggak ditungguin sama ibuku, bisanya cuman bikin puding doang. Berhubung selama disini banyak kangen dan kepengin masakan Indonesia dan nggak ada yang jual, terpaksalah bikin sendiri. Kebetulan punya temen-temen yang pada pintar masak dan nggak sungkan berbagi resep.

Ehhh..mimpi apa aku...bukan ahli masak, sekedar pemilik kedai maya, lha koq ya diminta ibu Titin Darmawan dan bu Ella Sugiatna untuk demo masak untuk mengisi acara rutin bulanan Darma Wanita di Konsulat RI Hamburg. Disini,  anggota DW terdiri dari istri diplomat dan ibu-ibu masyarakat Indonesia yang tinggal di Hamburg. Jadi inget duluuuu waktu masih jadi PNS, karyawati juga diminta ikutan meramaikan DW.

Balik lagi ke urusan demo masak tadi. Berhubung bukan ahli masak , belum pernah kursus masak, nggak pede lagi... ahh...bikin sajalah Tiramisu, yang gampang, nggak usah pake baking, cepet dan enak . Sempet groggy juga berbicara di depan ibu-ibu yang pada pakar urusan masak memasak. Ini juga hasil belajar sama mbak Yulis Hupper sewaktu masih tinggal di Munchen. Alhamdulillah, ibu-ibu cukup antusias...terutama yang baru datang ke Hamburg. Jadi inget, dulu waktu baru datang ke Jerman, sempet telpon dulu sama mbak Yulis....step step cara bikin Tiramisu, beli mascarpone di bagian apa...schlagsahne (whipped cream), sahnesteif bentuknya seperti apa,  lhaaa...wong nggak pernah bikin nggak tau lah bendanya seperti apa.

Resepnya Tirami
su sudah pernah diposting di kedai hamburg cabang blogspot bisa di lihat disini dan versi Bhs Inggrisnya disini. Waktu demo  bikin  Tiramisu yang sederhana saja di atas pyrex, untuk variasi lainnya bisa dibuat di atas loyang bulat yang bisa dibongkar pasang seperti contoh di bawah ini (ehh..coklatnya ada yang patah, maklum..bukan profi )


Acara kegiatan DW disini nggak melulu arisan, juga diisi dengan beragam acara seperti demo merangkai bunga, kecantikan, melukis, ceramah mengenai kesehatan yang diisi oleh Dokter dlsbnya. Waktu itu sempat ikutan  kursus melukis pake teknik Bob Ross pengajarnya  waktu itu mbak Kris, promosinya sih yang nggak punya talent juga katanya bisa, Jadi ...ikutan ah. Salah satu hasilnya ini. Cuman, sampai sekarang nggak pernah pegang kuas lagi, pegang penggorengan terusss, soale kalo keasyiekan melukiss dapurnya nggak ngebul.

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help